LABURA, (NusarayaExpose.Com): Meski hanya melawan kotak kosong dinasti Politik Labura diprediksi bisa runtuh, apalagi jika punya lawan seperti Rizal-Darno.
“Ada tidaknya lawan Politik Hendriyanto Sitorus-Samsyul Tanjung, Pemerintahan Labura itu Dinasti Politik yang di Republik Indonesia ini praktik seperti itu ditolak, jadi pasti runtuh,” kata M. Arifin Munthe Aktivis Pembangunan Transformasi Sosial (PETRAS), Senin (30/9/2024).
Menurutnya praktek Dinasti Politik sangat buruk untuk demokrasi, dan hal itu sudah menyeruak belakangan ini penolakan praktik Politik Dinasti.
Sebab, berdasarkan riset dan studi yang ada Politik Dinasti sangat erat kaitanya dengan praktik korupsi, dimana kekuasaan bertumpu dalam satu keluarga. Sehingga hal itu menjadi keresahan terendiri di masyarakat.”Siapa bilang masyarakat saat ini tidak resah terhadap Dinasti Politik Keluarga H Buyung?, kalau ada yang setuju pastinya mereka salah satu penerima manfaat,” jelasnya.
Arifin juga menyebutkan, jika saat ini pihaknya juga telah melakukan riset dimana mayoritas masyarakat di Labuhanbatu Utara akan lebih memilih kotak kosong, ketimbang calon tunggal yang ada.
“Buktinya sudah muncul relawan yang mengkampanyekan kotak kosong, dan ini hasil riset serta wawancara internal kami kalau masalah angkanya belum bisa di publish,” ujarnya.
Untuk diketahui, dalam Pilkada Labura tahun ini, KPU Labura hanya menetapkan satu Paslon yang lolos ikut Pilkada di Kabupaten tersebut, yakni pasangan Calon Petahana Hendri Yanto Sitorus-Samsul Tanjung yang bakal melawan kotak kosong.
Sebelumnya terdapat dua Paslon yang mendaftar, namun, kemudian KPU memilih menetapkan Paslon Ahnad Rizal-Darno tidak memenuhi syarat. Meski kemudian Paslon Ahmad Rizal-Darno memilih menggugat Keputusan tersebut ke Bawaslu Labura.
Hendri Yanto Sitorus menjabat sebagai Bupati Kabupaten Labuhanbatu Utara priode 2021-2024 setelah menggantikan ayahnya Kharuddin Syah Sitorus yang biasa disebut ‘H Buyung’ mantan Bupati 2 priode sebelumnya.
Hendri Yanto Sitorus saat ini kembali maju untuk priode ke 2 sebagai Bupati Labuhanbatu Utara melanjutkan dinasti politik warisan sang ayah, setelah dalam pemilu tahun ini juga, dua orang saudarinya berhasil lolos di Pemilu Legislatif, yakni Erni Aryanti Sitorus lolos menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari partai Golkar, dan Trinovi Khairani Sitorus berhasil lolos meraih kursi DPR RI yang menjadi anggota parlemen dari Partai Golkar di Senayan.
Memang, sejak Hendri Yanto Sitorus menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Labura, perolehan suara Partai Golkar melejit di Kabupaten tersebut, bahkan saat ini DPD Golkar Labura berhasil meraih 9 kursi.
Hal ini berbanding terbalik dengan capaian partai Gerindra yang merupakan partai Presiden terpilih Prabowo Subianto yang hanya berhasil meraih 1 kursi saja di DPRD Labura.(riz)









