LABUHANBATU,(NusarayaExpose.Com): Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat melalui implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Program ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang kemudian diwujudkan secara konkret oleh Bupati Labuhanbatu, Hj. Maya Hasmita.
Dengan komitmen kuat untuk mengubah wajah Labuhanbatu menjadi lebih bersih, tertata, dan sehat, Bupati Maya Hasmita segera menerbitkan Surat Edaran tentang pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI sebagai pedoman bagi seluruh elemen di daerah.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu, Syahbela Rusli Siregar, menyampaikan bahwa gerakan ini tidak hanya menjadi program seremonial, melainkan langkah nyata yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Untuk saat ini, kegiatan Gerakan Indonesia ASRI kita laksanakan di dua lokasi, yakni Taman Stadion Binaraga dan eks Terminal Padang Bulan. Kedua titik ini dipilih sebagai prioritas karena merupakan kawasan publik yang memerlukan perhatian khusus dalam hal kebersihan dan penataan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa gerakan ini menjadi simbol kuat keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan nasional hingga ke tingkat daerah.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen Ibu Bupati dalam menindaklanjuti arahan Presiden, sekaligus menggerakkan seluruh lapisan masyarakat agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” tambahnya.
Dijelaskan Rusli, keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci utama keberhasilan program. Seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, hingga seluruh kepala perangkat daerah diwajibkan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan di unit kerja masing-masing.
Tak hanya itu, camat, lurah, dan kepala desa juga berperan aktif dalam menggerakkan masyarakat melalui kegiatan gotong royong rutin di wilayahnya.
Sejumlah elemen akan turut berperan seperti, kepala lingkungan dan kepala dusun turut diperkuat sebagai ujung tombak di tingkat masyarakat. Sektor pendidikan dan kesehatan juga dilibatkan secara langsung. Dinas Pendidikan mengarahkan sekolah untuk mengintegrasikan edukasi lingkungan serta menjalankan program sekolah bersih dan hijau, sementara Dinas Kesehatan melalui puskesmas melaksanakan kegiatan kebersihan secara rutin.
Selain itu, kata dia, pelaku usaha dan masyarakat umum juga diajak untuk berpartisipasi aktif, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekitar, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga melakukan pemilahan sampah.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terjadwal, yakni setiap hari Selasa di lingkungan perkantoran dan setiap hari Jumat di area publik, yang diawali dengan olahraga bersama tanpa mengganggu pelayanan masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu optimistis Gerakan Indonesia ASRI mampu membangun budaya hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan serta mewujudkan lingkungan yang nyaman dan layak huni bagi seluruh masyarakat.(riz)












