‎14 Proyek PUPR L.Batu TA. 2024 Dibayar Melebihi Volume, Diduga Jadi Bancakan‎‎‎‎

LABUHANBATU,(NusarayaExpose.Com): Sebanyak 14 proyek Jalan di Dinas PUPR Labuhanbatu disebut-sebut dibayar melebihi volume fisik pekerjaan. Poyek fisik tersebut, dibayar oleh Dinas PUPR mencapai 50 persen. Padahal sesuai fakta dilapangan, volume pekerjaan hanya sekitar 20-30 persen saja.

‎Salah satu rekanan di Dinas PUPR Labuhanbatu membeberkan. Sejumlah proyek itu sengaja dibayar melebihi volume agar sisa uangnya diduga menjadi bancakan.‎ Padahal, pekerjaan 14 proyek tersebut dilaksanakan dipenghujung tahun anggaran 2024, sehingga rekanan pelaksana proyek hanya mampu menyelesaikan maksimal 30 persen volume saja.

‎”Ada kelebihan bayar itu bang, tapi setahuku sampai sekarang belum ditagih kepada rekanan itu kelebihanya, gawat itu bang,” ungkap salah satu rekanan yang minta namanya tidak di publish.‎

Menurut rekanan ini, rata-rata 14 pekerjaan proyek tersebut dikerjakan hanya tahap penimbunan Bes A saja, sementara sesuai kontrak kerja penimbunan Bes A nilai volumenya hanya mencapai 20 persen sampai 30 persen.

‎”Abang cek dokumen kontraknya, dalam rencana anggaran biaya kelihatan itu volumenya,” beber sumber itu lagi.‎

Menurut sang sumber, pengerjaan 14 proyek sendiri sebelumnya, sempat mengejutkan masyarakat sekitar, dimana sejumlah kadus dan kepling didatangi petugas PU bersama rekanan yang menyebutkan bahwa ada proyek pekerjaan jalan.‎

Selain itu, sumber ini juga membeberkan praktik Fee proyek yang menjadi dasar proyek tersebut amburadul, sebab rekanan dan pihak PUPR saling lempar tanggungjawab terkait pelaksanaan proyek tersebut.‎

“Rekanan merasa mereka sudah setor, pihak PU merasa harus diawasi, akhirnya dipilih jalan tengah, biar kondusif tidak jadi temuan BPK, rekanan dan petugas PUPR saling menutupi bang, diantara 14 proyek ini ada yang kembali dianggarkan di tahun 2025,” cerita sumber lagi.

‎Investigasi NusarayaExpose.Com pada salah satu proyek sebelumnya, Ketua BPD Desa Sennah Holler Napitupulu, kepada NusarayaExpose.Com pertanggal (31/12/2024) menerangkan, pihak Desa didatangi pihak PUPR pada Desember 2024 silam untuk menentukan titik lokasi proyek jalan, di Dusun Pandan A dan B, Desa Sennah, Pangkatan, Labuhanbatu.

Ironisnya proyek dengan panjang sekitar 150 meter tersebut hanya dilakukan penimbunan Bes A, begitupun panjanganya disunat hanya 120 meter saja yang dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2024. masyarakat pun heran karena proyek tidak berlanjut lagi hingga pengasapalan.‎

Data yang diperoleh sebanyak 14 paket proyek tersebut yakni : ‎1.Pemeliharaan jalan dusun titi haloban Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu Rp. 249.720.000,  CV. AS.‎2.Lanjutan peningkatan jalan Sri II RT 3, Desa Pematang Seleng, Kec. Bilah Hulu, Rp.199.840.000 CV. AS.‎3.Peningkatan Jalan Lingkar Dusun Makmur, Desa Pematang Seleng ,Kec. Bilah Hulu, Rp. 199.850.000 CV. AS.‎

4.Lanjutan Peningkatan Jalan Gunung Sari Menuju Janji Matogu, Desa Pematang Seleng, Kec. Bilah Hulu, Rp. 299.720.000, CV. AS.‎5.Peningkatan Jalan Padat Karya Dusun Lestari Menuju Dusun Sidokukuh, Desa Kampung Padang, Kec. Pangkatan, Rp. 299.750.000, CV. PR.‎6.Peningkatan Jalan Menuju MTSN 3 Desa Kampung Padang, Kec. Pangkatan Rp. 299.680.000, CV. PR.‎7.Peningkatan Jalan Menuju Pasar I Dusun Pandan B Desa Sennah, Kec. Pangkatan  Rp.199.820.000  CV. PR.‎

8.Peningkaran Jalan Lestari menuju Dusun Aek Nauli, Desa Kampung Pandang, Kec. Pangkatan, Rp. 249.800.000, CV. PR.‎9.Peningkatan Jalan Sungai Telang menuju Dusun Tanjung Harapan C, Deaa Tanjung Harapan, Kec. Pangkatan Rp. 499.600.000, CV. PR.‎10.Peningkatan Jalan Pekan Tanjung Harapan menuju Sungai Tolang, Dusun Tanjung Harapan, Desa Tanjung Harapan, Kec. Pangkatan Rp. 499.600.000, CV. PR.‎11.Pemeliharaan Jalan Perumahan Cendana Asri, Kel. Padang Bulan, Kec. Rantau Utara, Rp. 149.840.000, CV. PP.

‎12.Peningkatan Jalan Taruna, Kel. Padang Bulan, Kec. Rantau Utara, Rp 649.499.000, CV. PP.‎13.Peningkatan Jalan Bukit Senyum, Desa Sidorukon, Kec. Bilah Hulu, Rp. 349.679.000, CV. KP.‎14.Peningkatan Jalan Dusun Aek Bontar, Desa Kampung Dalam, Kec. Bilah Hulu, Rp.  299.720.000, CV.PKN.

‎Kepala Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Harris Tua Siregar ketika dicoba konfirmasi dikantornya tidak berhasil ditemui, begitupula konfirmasi yang dilayangkan melalui nomor whatsApp belum direspon.(riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *