Personel TNI/POLRI berusaha menenangkan massa yang saling bentrok.(ist)
PAPUA, (NusarayaExpose.Com) : bentrokan antar suku Lanny dan Suku Nduga yang terjadi sejak Sabtu (28/9) lalu, telah menelan korban 5 orang meninggal dan puluhan rumah terbakar.
Untungnya saat ini, situasi mulai berangsur tenang.Informasi yang dihimpun dari Polres Jayawijaya bentrokan tersebut berawal Pukul 11.10 Wit, Kelompok masyarakat Lanny Jaya berjumlah sekitar 500 orang, bergerak dari Kampung Honailama tiba di Kampung Elekma dengan tujuan untuk membawa jenazah dan melakukan mediasi permasalahan.
Namun saat itu ada oknum dari kelompok tersebut melepaskan anak panah yang kemudian di balas oleh kelompok masyarakat Nduga. Mendengar adanya keributan tersebut Pukul 11.20 WIT.
Personil Gabungan dari Polres Jayawijaya yang dipimpin oleh Kasat Intelkam dan KBO Sat Intelkam menuju Kelompok massa Nduga selanjutnya memberikan himbauan agar mundur.Kemudian berhasil diarahkan untuk mundur namun sekitar Pukul 11.57 WIT kembali terjadi pertikaian antar kelompok masyarakat Lanny Jaya dan Kelompok masyarakat Nduga yang berdomisili di Kampung sapalek dan ilekma di kampung Sapalek Distrik Napua yang menimbulkan satu korban MD dan korban Luka luka. Sehingga aparat Polres Jayawijaya melakukan penyekatan kedua belah pihak dan memukul mundur massa.
Penyekatan itu, mendapatkan perlawanan dari massa yang kemudian melepaskan anak panah kearah personil gabungan Polres Jayawijaya, sehingga personil Polres Jayawijaya berdasarkan arahan dari Kasat Samapta memberikan tembakan peringatan dan melepaskan gas air mata ke arah massa untuk mengurai massa yang bertikai.Massa dari Lanny Jaya akhirnya dapat dipukul mundur kemudian dihimbau agar aksi yang dilakukan dihentikan.
Kapolres Jayawijaya bersama dengan Dandim 1702 Jayawijaya dibackup Personil Kodim 1702 Jayawijaya tiba di TKP kemudian memberikan himbauan kepada massa dari Kelompok Lanny Jaya.(riz/int).









