LABUHANBILIK, (NusarayaExpose.Com): Lebih kurang sebanyak 28 titik api muncul dan membakar lahan di kawasan perkebunan Kelapa Sawit PT. Hijau Priyan Perdana di Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (22/07/2025). Kemunculan api tersebut terpantau sejak tiga hari lalu. Dan kini tengah menyasar kewilayah hutan lindung.
Sejumlah warga yang melintas di kawasan PT Hijau Priyan Perdana (AEP Group) menceritakan sejak tiga hari lalu api sudah membakar lahan kawasan PT. HPP dan kini telah menyasar kawasan hutan lindung, menyababkan sejumlah armada pemadam kebakaran diturunkan membantu pihak perusahaan dalam pemadaman lahan.
“Api yang membakar lahan PT HPP sudah masuk hutan lindung, pihak Pemadam Kebakaran dan Perusahaan berusaha memadamkan api, tapi sampai hari tak kunjung padam, mungkin karena musim kemarau,” Kata Alsubhan Siregar dan Yus Ritonga warga yang melintasi PT HPP.
Berdasarkan pemantauan satelit Nasa-Terra/Aqua pada Selasa sekitar pukul 15.30 WIB. Sebanyak 28 titik api tersebar di areal PT HPP. Seperti di Divisi I sebanyaj 9 Titik api, Divisi VI sebanyak 4 titik api, dan Divisi IV sebanyak 15 titik api.

Selain itu kencangnya angin membuat kebakaran menyebar ke hutan lindung yang tepat bersebelahan dengan areal perkebunan PT. HPP.
Masih berdasarkan pemantaun citra satelit Nasa-Terra/Aqua terdapat 27 titik hotspot yang terlihat berada di kawasan hutan lindung Panai Tengah.
Seperti kawasan hutan lindung yang berbatasan dengan kawasan Divisi I PT HPP terdapat 6 hot spot, hutan lindung yang berabatasan dengan dengan Divisi IV terdapat tujuh hot spot, hutan lindung yang berbatasan Divisi II PT HPP sebanyak 11 Hot spot.
Manajer Kebun PT Hijau Priyan Perdana Chairul Usman Parinduri ketika diminta wawancara melalui sambungan WhatsApp terkait kebakaran dikawan perkebunan PT HPP belum memberikan jawaban.(Riz)











