PASBAR, (NusarayaExpose.Com): Meski sudah diperintahkan oleh Presiden Republik Indonesia H Prabowo Subianto untuk menertibkan Tambang Emas Ilegal di Sumatera Barat kepada Kapolda Sumatera Barat, sepertinya tidak membuat takut pemain tambang emas ilegal di Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat.
Diketahui dari laporan masyarakat Kepada LSM P2NAPAS Pasaman Barat, pemain tambang emas Ilegal tersebut, bukanya berkurang malah semakin menjamur bahkan memicu konflik dengan masyarakat.
Seperti kejadian kisruh dan nyaris baku hantam yang dialami antara penggarap lahan pertanian dengan pemain tambang Ilegal di Talamau pada, Rabu 15 Januari 2025 lalu.
Ketua LSM P2NAPAS Ahmad Husein Batu Bara mengatakan, pihaknya merasa prihatin atas aktifitas tambang emas Ilegal di Pasaman Barat yang telah memicu konflik dengan masyarakat.
“kami meminta Kapolda Sumatera Barat untuk memberantas tambang Emas ilegal sesuai amanat Presiden Republik Indonesia H.Prabowo Subianto,” Jelas Husein.
Menurutnya, Jika tambang emas ilegal tersebut masih tetap beroperasi hal Ini akan menimbulkan dampak yang besar bukan hanya merusak ekosistem alam bahkan akan menambah konflik antar sesama masyarakat.
Menurut Husein, berdasarkan temuan mereka, sejumlah masyarakat yang berladang dan berkebun di lokasi di Jorong Tombang Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat nyaris baku hantam dengan para pelaku ilegal mining akibat konflik lahan pada hari Selasa 14 Januar 2025 lalu.
Dari penuturan warga kepada mereka, tanah kebunnya tersebut sudah di caplok dan dibuat Plank Merk Tambang Emas dilokasi tersebut.
Saat pemilik lahan perkebunan bertemu dengan pelaku penambangan ilegal hampir saja terjadi baku hantam akibat warga tidak terima lahanya dijadikan tambang emas ilegal.
“Warga yang punya lahan tidak mau lahannya di jadikan Tambang Emas Ilegal dan digarap begitu saja, tanpa ada pemberitahuan,” Ucap Husein.
Mereka meyakini, Cekcok yang nyaris baku hantam tersebut dipicu karena tambang ilegal yang begitu bebas di Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat.
“Kami turut prihatin dan hanya mengingatkan Kapolda Sumbar yang Baru dilantik, untuk menjalankan Perintah Presiden Republik Indonesia H Prabowo Subianto, dan menyarankan agar Bapak Kapolda Sumatera Barat untuk menuntaskan Tambang Emas Ilegal di Sumatera Barat.(Olo)












