LABUHANBATU, (NusarayaExpose.Com): Rumah pribadi mantan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe, di Jalan Tapian Nauli, Kelurahan Urung Kompas dilempar dengan bom molotop oleh orang tidak dikenal, Jumat (8/10/2024) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Untungnya, Rumah Andi Suhaimi yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu tersebut tidak sempat terbakar.
Andi Suhaimi Dalimunthe kepada wartawan mengakui jika rumahnya diteror orang tidak dikenal. Dituturkanya, kejadian itu diketahuinya saat hendak melaksanakan Sholat Subuh sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
“Saya bangun mau sholat subuh, tercium bau minyak bensin, saya lihat keluar ada bom molotov pecah di depan pintu masuk ke ruangan keluarga dekat jendela kamar tidur saya” kata Andi Suhaimi.
Mengetahui adanya aksi teror, Andi Suhaimi yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar Labuhanbatu dan Ketua MPC PP Labuhanbatu langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolres Labuhanbatu.
“Pihak kepolisian cepat respon dan turun kelokasi rumah saya. Alhamdulillah tidak ada korban yang berarti. Bom molotov gagal terbakar,” jelasnya.
Dia pun meminta agar pihak kepolisian dapat mengungkap teror tersebut dalan sepekan ini. Dengan mengungkap siapa pelaku dan pihak yang menjadi dalang dalam kejadian itu.
“Kita serahkan kepada Kapolres Labuhanbatu dulu, semoga terungkap secepatnya, beri waktu Kapolres Labuhanbatu untuk mengusutnya 7×24 jam menangkap pelaku dan dalangnya,” timpal Andi.
Sementara itu Kapolres Labuhanbatu AKBP Benhard L Malau melalui Kepala Seksi Humas AKP Syafruddin ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Menurut Syafruddin pihaknya saat ini sudah menerjunkan tim untuk mencek Tempat Kejadian Perkara, untuk melakukan penyelidikan kejadian tersebut. “Sudah ditangani Polres dan sudah cek TKP dan saat ini masih dalam penyelidikan,” kata AKP Syafruddin.(riz).












