Riqi Itibar Siahaan, Ketua Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Labuhanbatu Raya(Foto:Istimewa)
LABUSEL,(NusarayaExpose.Com): Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Labuhanbatu Raya menyampaikan apresiasi program Jaksa Masuk yang digalakan oleh Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan.
Riqi Itibar Siahaan Ketua PC PMII Labuhanbatu Raya menjelaskan, Program Jaksa Masuk Sekolah yang dicanangkan oleh Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan dan bersifat penyuluhan tentang pemahaman hukum kepada siswa-siswi Sekolah merupakan komitmen dalam memberikan pondasi kepatuhan hukum dalam pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara.
”Sebagai Mitra Strategis dan Mitra Kritos, Kami PC PMII Labuhanbatu Raya mengapresiasi Kejaksaan Negeri Labusel yang berkomitmen untuk mendukung pendidikan karakter dan menciptakan generasi penerus yang taat hukum,” kata Riqi Itibar, Sabtu (14/02/2026).
Menurut Riqi Itibar bahwa program Jaksa masuk sekolah sangat bermanfaat untuk membentuk generasi muda taat hukum dengan prinsip ‘Kenali Hukum, Jauhkan Hukuman,’.
Menurut PC PMII Labuhanbatu Raya bahwa program Jaksa Masuk Sekolah Kejaksaan Negeri Labusel memberikan manfaat seperti pendidikan hukum dini, pencegahan kriminalitas remaja, pembentukan karakter remaja, mencegah radikalisme dan membentuk sinergi Kejaksaan dengan lingkungan pendidikan.
”Artinya ada motivasi kuat dalam pembinaan karakter bangsa yang telah berjalan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” sebutnya.
Djelaskan Riqi Itibar, sebagai organisasi kader dan gerakan intelektual, PMII Labuhanbatu Raya menegaskan kesiapan untuk menjadi mitra strategis Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan dalam mendorong edukasi hukum kepada masyarakat dan mahasiswa mengawal isu-isu keadilan sosial dan pemberantasan korupsi membangun ruang-ruang diskusi publik yang konstruktif menguatkan pengawasan partisipatif demi terciptanya tata kelola yang bersih dan akuntabel.
”Kami meyakini bahwa kolaborasi antara elemen mahasiswa dan institusi penegak hukum adalah pondasi penting dalam membangun daerah yang berintegritas,” ujar Riqi.
Selain itu, kata dia, PMII tidak hanya hadir sebagai kekuatan kontrol sosial, tetapi juga sebagai mitra perubahan. “Kritik akan tetap kami sampaikan jika diperlukan, namun apresiasi juga wajib diberikan ketika institusi bekerja dengan baik. Mari bersama menjaga hukum tetap tegak, keadilan tetap hidup, dan integritas tetap menjadi panglima,” sebutnya.
Lanjut dia, Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan yang dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan komitmen kuat terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
”Kami melihat adanya langkah-langkah progresif dalam penanganan perkara serta upaya menjaga marwah institusi hukum di tengah tantangan yang tidak ringan. Hal ini patut diapresiasi sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun kepercayaan publik terhadap supremasi hukum,” sebutnya.
Untuk diketahui, selain program jaksa masuk sekolah Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan juga terdapat program jaksa antar barang bukti dimana barang bukti yang telah memperoleh putusan pengadilan dikembalikan kepada pemiliknya secara gratis selain itu program pembinaan mental spiritual dimana dilaksanakan program belajar Alquran yang dilaksanakan setiap hari Selasa-Kamis.(Riz)










