PASAMAN, (NusarayaExpose.Com): Sekolah Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Tigo Nagari Kabupaten Pasaman diduga melakukan pungutan liar (Pungli) berkedok uang Rehabilitasi Peralatan TK.
Seorang wali siswa yang minta namanya tidak ditulis membeberkan, uang iuran yang didalihkan sebagai uang sukarela tersebut merupakan uang pungli yang tidak pernah disetujui wali murid, dan ditetapkan secara sepihak Rp.50 ribu setiap bulan sebagai uang iuran sukarela.
“Saya tidak setuju uang Iuran sukarela tersebut karena sebagai wali murid saya tidak diundang dalam rapat tersebut,” kata sumber ini Jumat (29/11/2024).
Kepala Sekolah TK.Pembina Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Hasnita Ketika di konfirmasi terkait pungutan iuran sukarela tersebut mengatakan hal itu adalah hasil musyawarah dengan Wali murid katanya.
“Saya selalu musyawarah dengan Wali murid, Kalau setuju wali murid, saya laksanakan, meskipun tahun ini saya belum membentuk komite sekolah,” ujarnya ketika diwawancarai Sabtu (30/11/2024).
Terpsiah Mayonais, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Pasaman mengatakan, segala pungutan apapun disekolah tidak dibenarkan, dan sebaiknya pihak sekolah mengundang semua wali murid buat musyawarah dulu Hasil musyawarah wali murid setuju silahkan dibuat kalau tidak jangan dipaksakan,” kata Mayonais.
Sekretaris DPP LSM Perkumpulan Pemuda Nusantara Pas Aman (P2NAPAS) Darlinsah SH, kepada media ini Sabtu ( 30/11/2023) menyebutkan, lembaganya mendesak kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, segera melakukan pemeriksaan terhadap Kepala TK Negeri Pembina Tigo Nagari.
“Kita dukung Wali murid TK itu yang sudah jadi korban pungli pihak sekolah TK itu, kepada APH usut tuntaskan kasus ini, dan periksa juga kasus serupa 3 tahun kebelakang, apakah pernah terjadi sebelumnya, seningga kasus ini terulang lagi, atau memang selama ini sudah berjalan dengan baik, terlebih kepala TK itu juga mengakui, adanya pengutipan yang dilakukan oleh oknum kepala TK,” katanya.
Darlinsah SH juga mengkritisi kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kabupaten Pasaman yang seharusnya lebih meningkatkan pengawasan dan meningkatkan pembinaan pada Sekolah TK tersebut.
“Turun langsung kelapangan untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi, jangan sebagai penonton yang hanya menerima laporan anggotanya, dengan harapan meminta kepada Kadisdik Kabupaten Pasaman untuk mengevaluasi kinerja kepala TK Negeri Pembina Tigo Nagari Kabupaten Pasaman,” tutupnya.(Oloan)












