Rantauprapat (Nusa Raya ECPOSE)
Kelihatannya KPK tidakhanya berhenti pada empat tersangka hasil OTT Bersama, bupati Labuhanbatu. Namun KPK terus mengembangkan kasus ikutan atas OTT itu. Dilansir dari Metro Daily (JawaPos Group) Yusrial Suprianto Pasaribu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dipanggil tim penyidik KPK terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara
.Ali Fikri selaku juru bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK mengonfirmasi pemeriksaan terhadap Yusrial Suprianto Pasaribu, Wakil Ketua DPRD Labura. “Hari ini Selasa (23/1) siang.bertempat di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Ali kepada wartawan Saksi-saksi yang dipanggil oleh tim penyidik KPK guna menjalani pemeriksaan yakni, Selain Yusrial Suprianto Pasaribu selaku anggota DPRD Kabupaten Labura Fraksi PKB, Mahrani selaku Kepala Dinas P2KB dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Labuhanbatu, Wahyu Ramdhani Siregar selaku wiraswasta.
Tak hanya itu saja, 3 saksi lainnya yakni Hendra Efendi Hutajulu selaku ASN, Zainuddin Siregar selaku Kepala BKPP Pemkab Labuhanbatu, dan Elviani Batubara selaku honorer pada Sekretariat DPRD Labuhanbatu.Turut diperiksa, Hendra Efendy Hutajulu dilepas KPK setelah terjaring bersama OTT Bupati Labuhanbatu EAR itu. Kini kembali diperiksa, apakah bisa kembali bebas, atau terkait dan ditahan, masih butuh waktu mengikutinya.
Pemanggilan para saksi tersebut, sepetinya bisa menjadikan para saksi tersebut sebagai tersangka, disebabkan saksi-saksi yang dipanggil, terkait aduan Matan Pejabat teras Labuhanbatu, semasa aktif sebagai Sekda. KPK juga menjelaskan, bahwa Dalam kasus ini, Erik terlibat secara intensif dengan melakukan intervensi aktif pada berbagai proyek pengadaan di berbagai SKPB di Pemkab Labuhan Batu. Beberapa proyek yang menjadi fokus perhatiannya termasuk di Dinas Kesehatan.
Khusus Dinas PUPR, yang mengaitkan Hendra Efendy Hutajulu terdapat proyek yang melibatkan lanjutan peningkatan Jalan Sei Rakyat-Sei Berombang di Kecamatan Panai Tengah, dan proyek lanjutan peningkatan Jalan Sei Tampang-Sidomakmur di Kecamatan Bilah Hilir atau Kecamatan Panai Hulu. Kedua proyek ini memiliki nilai pekerjaan mencapai Rp19,9 miliar. Kasus yang berkaitan dengan Suap Pengadaan Barang dan jasa, adalah Pintu Masuk KPK melakukan OTT terhadap Bupati Labuhanbatu cs. Kini KPK memanggil dan memeriksa beberapa nama termasuk Zainuddin Siregar Kaban BKDP Labuhanbatu, sementara Zainuddin Siregar dilapork an sebagai terduga Penerima hasil suap maupun Pemerasan dasar Jabatan dari ASN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Disini tergambar bahwasanya KPK sudah mengembangkan kasus-kasus lain yang tidak terkait Pengadaan Barang dan Jasa. Kalau kasus ini diluar Kasus OTT, diperidiksi akan banyak yang akan terkait. (Red).











