Pemberian bantuan paket pendidikan melalui program Asian Agri 2030 yang diserahkan perusahaan Perkebunan PT Rantau Sinar Karsa , di Kantor Desa Tanjung Harapan, Sabtu, (2/11/2024), (Foto : Rizki W Siregar)
LABUHANBATU, (NusarayaExpose.Com): Sebagai wujud dukungan bagi anak-anak Indonesia agar lebih sukses dalam mencapai masa depan yang lebih cerah.
Asian Agri, salah satu Grup Usaha Swasta Nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), kembali mewujudkan komitmenya dalam peningkatakan pendidikan di Labuhanbatu.
Melalui anak usahanya PT Rantau Sinar Karsa (PT RSK), Asian Agri menyerahkan Paket Bantuan Pendidikan & Ekonomi Alternatif melalui progran Asian Agri 2030 kepada sejumlah anak siswa sekolah di Kantor Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, Sabtu (2/11/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.
Penyerahan bantuan itu diberikan oleh Manager Estate PT Rantau Sinar Karsa Rizal Sianipar, berserta Humas PT RSK Evi Sairi dan Koordinaor Sekolah Asian Agri Ardi Armandu yang diterima secara simbolis oleh Kepala Desa Tanjung Harapan, Rustam Efendi Ritonga dan disaksikan Babinsa Setempat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan bagi anak-anak kita untuk lebih sukses dalam mencapai masa depan yang lebih cerah serta komitmen Bersama guna mendukung pengembangan UMKM agar lebih maju dan berkembang,” kata Rizal Sianipar didampingi Humas PT RSK Avi Sairi dan Ardi Armandu, saat prosesi penyerahan bantuan.
Dijelaskanya, PT RSK dibawah naungan Asian Agri memiliki komitmen jangka panjang hingga tahun 2030 melalui program Asian Agri 2030 yang sudah resmi di launching pada tahun 2022 lalu.
Program Asian Agri 2030 merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap keberlangsungan yang berkelanjutan. Perinsip keberlanjutan ini, sejalan dengan prinsip dari Pendiri Asian Agri, yaitu Bapak Sukanto Tanoto, yang meyakini bahwa keberlanjutan suatu usaha itu tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa masyarakat.
“berkelanjutanya perusahaan harus memberikan manfaat bagi Komunitas masyarakat disekitarnya, dan Negara tempat ia beroperasi, Penataan guna menjaga keseimbangan Iklim, dan pelayanan terbaik bagi Pelanggannya, baru setelah itu, akan memberikan manfaat untuk Perusahaan sendiri,” jelas Rizal.
Diapun berujar, tidak ada suatu perusahaan yang berharap untuk segera tutup atau bangkrut. Sebab, Semua perusahaan pasti berharap bisa langgeng dan terus maju. Sehingga, program Asian Agri 2030 ini, merupakan strategi bisnis jangka panjang yang berfokus pada empat pilar strategis dan target sebagai rangkaian menuju industri kelapa sawit berkelanjutan, yaitu Kemiteraan dengan Petani, Pertumbuhan Inklusif, Iklim Positif dan Produksi Yang Bertanggung Jawab dan Berkelanjutan.
“Salah satu pilar kami nomor 2 yaitu Pertumbuhan Inklusif, berfokus untuk mendorong partisipasi yang kuat untuk mencapai kualitas hidup terbaik, dimana beberapa targetnya adalah penyediaan akses pendidikan berkualitas melalui pemberian bantuan beasiswa, serta turut serta dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” jelasnya.
Penyediaan akses ke Pendidikan itu, kata Rizal, diwujudkan Asian Agri ditahun 2024 ini dalam bentuk pemberian paket bantuan pendidikan kepada 78 orang siswa yang terdiri atas 35 orang siswa SD, 25 orang siswa SMP, dan 18 orang siswa SMA. Dengan jumlah ini berarti total ada 226 Orang siswa yang telah mendapatkan paket bantuan pendidikan sejak tahun 2022 di Sumatera Utara.
Sedangkan untuk Pengembangan UMKM, Asian Agri ditahun ini menyalurkan bantuan kepada 6 kelompok tani dan usaha diberbagai bidang seperti industri rumah tangga, perikanan, dan peternakan. “Maka total ada 15 (lima belas) kelompok tani/usaha yang telah mendapatkan manfaat sejak tahun 2022,” ungkapnya.
Dia turut berpesan kepada anak-anak yang hadir dalam penyerahan bantuan itu, bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih cerah.
“Kami percaya bahwa setiap anak berhak atas pendidikan yang berkualitas, dan kami berusaha untuk menciptakan akses yang lebih luas dan merata melalui penyediaan peralatan sekolah yang memadai,” katanya lagi.
Paket bantuan pendidikan yang diberikan ini berupa seragam sekolah, tas, sepatu, Alat tulis sekolah yang akan diserahkan kepada anak-anak, harapan mereka dengan adanya bantuan ini akan memberikan anak-anak Indonesia harapan, motivasi, dan juga kesempatan untuk mewujudkan cita-cita mereka,
“karena menurut kami pendidikan adalah investasi, dengan berinvestasi dalam pendidikan, kita juga berinvestasi dalam pertumbuhan ekonomi, stabilitas sosial, dan masa depan yang lebih baik bagi semua,” katanya.
Ditambahkanya, Progam ini tentunya tidak bisa memenuhi semua kebutuhan Masyarakat. Namun, paling tidak pihaknya berharap melalui bantuan ini, bisa menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas hidup menjadi lebih baik, khususnya bagi anak-anak di Kecamatan Pangkatan.
“Kami sangat berharap dari anak-anak yang hadir disini, kelak akan berhasil menjadi Manajer Kebun, General Manager Kebun, Pilot, Dokter, bahkan Presiden. Dan untuk mewujudkan hal tersebut mari kita menjadi teladan bagi mereka dan membantu memahami pentingnya pendidikan dalam mencapai cita-cita mereka,” ucapnya mengakhiri.
Adapun anak-anak yang menerima bantuan itu yakni, 3 anak siswa SD Negeri 08 Pangkatan, 4 orang anak SD Negeri 13 Pangkatan, 3 anak siswa SMP Negeri 2 Satu Atap Pangkatan, 2 orang anak siswa MTS Guppi Tanjung Harapan, dan 4 orang anak siswa SMA Negeri 2 Pangkatan.
Terpisah Zulkifli Ritonga, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Satu Atap Pangkatan menyampaikan terimakasih atas program Asian Agri 2023 yang disampaikan oleh PT Rantau Sinar Karsa.”Kami sangat menyambut baik program ini dalam mendukung dunia pendidikan di Labuhanbatu khsusunya Kecamatan Pangkatan,” ujarnya.(riz)









