P. SIANTAR (NusarayaExpose.Com): SD Swasta Taman Asuhan melaksanakan kegiatan pelepasan alumni Angkatan ke-62 yang dirangkai dengan pentas seni pada Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung penuh haru dan kebanggaan, sekaligus menjadi momentum perpisahan bagi siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.
Kepala SD Swasta Taman Asuhan, Windy Harmelia Harahap, dalam sambutannya menyampaikan bahwa alumni Angkatan ke-62 merupakan generasi yang memiliki pengalaman berbeda dibanding angkatan sebelumnya karena terdampak pandemi Covid-19 sejak awal memasuki bangku sekolah dasar.
Menurutnya, para siswa harus menjalani proses belajar secara daring akibat kebijakan lockdown yang diterapkan pemerintah saat pandemi berlangsung. Kondisi tersebut juga menjadi tantangan tersendiri bagi para tenaga pendidik.

“Ketika mereka baru menginjakkan kaki di sekolah dasar, mereka harus terdampak Covid-19 dan mengikuti pembelajaran secara daring. Bahkan guru-guru harus mendatangi satu per satu siswa untuk memastikan proses belajar tetap berjalan di rumah,” ujar Windy.
Ia berharap para alumni Angkatan ke-62 dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya bermanfaat bagi negara, tetapi juga bagi orang tua, agama, dan masyarakat.
“Semoga ke depan murid-murid kami Angkatan ke-62 dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berguna bagi negara, orang tua, agama, dan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Sekolah, Deni Naeko Raja Damanik, SE, menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh pihak yang hadir.
Pertama, kepada orang tua murid, ia mengajak agar tetap menjaga dan menghargai adat serta tradisi lokal, salah satunya melalui penampilan tor-tor somba dalam kegiatan sekolah.
Kedua, kepada guru dan kepala sekolah, Deni menyampaikan penghormatan yang mendalam atas dedikasi para pendidik dalam membimbing siswa di usia sekolah dasar.
“Hormat yang sedalam-dalamnya kepada para guru. Mendidik anak-anak usia SD bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan kesabaran dan ketulusan,” katanya.
Ketiga, kepada siswa kelas VI, ia berpesan agar selalu patuh kepada orang tua dan tidak hanya mengandalkan kecerdasan maupun materi dalam menjalani kehidupan.
“Tidak selamanya uang dan kepintaran menjadi segalanya. Ternyata patuh kepada orang tua adalah hal yang paling utama. Jadilah siswa yang luar biasa ketika nantinya menempuh pendidikan di tingkat SMP,” pesannya.
Kegiatan pelepasan alumni tersebut juga dimeriahkan dengan pentas seni yang menampilkan berbagai kreativitas siswa sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan pendidikan mereka di SD Swasta Taman Asuhan. (Sarmin)












