SIMALUNGUN,(NusarayaExpose.com): Keluarga Besar karyawan perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit PTPN IV Regional II Tinjowan menggelar acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, Senin (08/09/2025).
Peringatan yang setiap tahun digelar keluarga besar PTPNIV Regional Tinjowan itu digelar di Mesjid Taqwa Emplasmen Kebun Tinjowan.
Acara ditandai dengan lantunan ayat suci Al Qur’an yang dikumandangkan oleh Qori’ah Annisa Mahfudza Alika dan Saritilawah oleh Adzra Khaira Imtiyaz Matondang.
Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Edi Suheri dalam sambutanya menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak manajemen kebun dan PKS Tinjowan dan seluruh pihak atas bantuannya baik moril maupun materil dalam pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini.

“Dalam peringatan Maulid Nabi Muhamnad SAW, kali ini sekaligus nantinya akan dilaksanakan santunan kepada 20 anak yatim-piatu dan 33 kaum dhuafa,” Ujar Edi Suheri.
Camat Kecamatan Ujung Padang Manaon Siregar, SPdI, MSi, dalam sambutanya mengajak seluruh warga PTPN IV Tinjowan untuk terus meningkatkan kolaborasi dan produktivitas serta mengedepankan adab dalam lingkungan kerja.
“Kedepankan adab, karena dalam lingkungan kerja, adab yang baik dapat meningkatkan kolaborasi tim dan produktivitas,” pesan Manaon Siregar dalam sambutanya.

Manajer kebun Tinjowan, Abdi Henri Sinaga dalan acara itu juga memberikan pesan agar dengan mmomentum pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW, para karyawan dan karyawati dapat mengambil hikmah dengan tetap membangun budaya kerja unggul.
“Setiap perusahaan punya culture yang berbeda-beda, PTPN IV regional II punya culture One PTPN One Culture yang bertujuan untuk membangun budaya kerja unggul, terpadu, dan adaptif dengan nilai-nilai inti seperti Owner Mindset, Networking, dan Excellence,” Katanya.

Dia juga berpesan agar terua mengedepankan kolaborasi yang memberikan nilai tambah, dengan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan individu atau unit.
Ustadz H Husin Sitorus Pane, S SosI yang didatangkan dari Labura dalam ceramahnya menyampaikan bahawasanya peringatan Maulid itu adalah mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW yang lahir pada Tahun Gajah yakni tahun sekitar tahun 570 Masehi
“dinamakan demikian karena peristiwa penyerangan Kota Makkah oleh pasukan bergajah yang dipimpin oleh Abrahah bin ash-Shabah al Hasbasyi dari Yaman, seorang gubernur Yaman, yang ingin menghancurkan Ka’bah,” tuturnya.
Diceritakan Ustad Husin, Pasukan bergajah dari Raja Abrahah hendak menghancurkan Ka’bah karena didasari dengki dan ambisi ekonomi serta agama.
Sebab, Abrahah membangun gereja Al-Qullais di Yaman untuk menyaingi Ka’bah, namun masyarakat Arab tidak tertarik dan tetap berziarah ke Mekah.
Hal itu membuat, Abrahah marah dan berniat menghancurkan Ka’bah agar masyarakat Arab beralih ke gereja dan Yaman menjadi pusat kekuatan ekonomi dan agama di Jazirah Arab dan peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an surat Al-Fil (Gajah).
Dalam Peringatan Maulid kali ini juga PTPN IV Kebun Tinjowan turut memberikan bantuan dana pembinaan kepada Rumah tahfidz kebun Tinjowan yang serahkan oleh ketua MTSI Kebun Tinjowan Syahrul Amani Saragih sebesar Rp. 2 juta yang diterima langsung oleh Pengasuh rumah tahfidz Al ustadz Daud Marzuki Matondang S Sos I.(SR)









