Liputan Khusus
Labuhanbatu Utara, (NusarayaExpose.Com): Industri Kreatif saat ini menjadi tujuan Generasi Z dalam menumpahkan ide-ide cemerlang. Berawal dari itu, sebuah industri yang bersumber dari benak anak-anak muda ini lahir di dalam sebuah warung kopi terintegrasi.
Tepatnya di depan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kualuh Selatan, Damuli, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Terdapat sebuah gang yang diberi nama Gang Kreatif. Berjarak beberapa meter saja dari mulut Gang, berdiri sebuah bangunan bernama Wakop Kreatif.
Namun, jangan sangka jika warkop itu melulu menyuguhkan Kopi dan jajanan ala masa kini. Dari sana bermunculan sejumlah industrialiasi digital.
Salah satunya seperti Tim Drone Labura Kreatif, sebuah kanal media sosial yang menyajikan citra drone terkait kondisi lalu lintas di seputaran kawasan Labuhanbatu Utara yang kini sudah memiliki banyak pengikut.
Ya, sebuah warung kopi yang telah berevolusi menjadi sebuah wadah untuk menstimulasi kreativitas khususnya generasi-Z.
Selain pengelolaan kanal Drone Labura Kreatif, di warkop ini juga terbentuk sebuah Tim Photographer Labura Kreatif, yang terdiri dari kumpulan anak-anak muda yang punya hoby photo menyalurkan minatnya sembari mencari ‘cuan’.
Tak melulu soal konten kreatif dan industri kreatif, di lokasi ini juga terdapat industri jasa service komputer dan Smartphone yang juga turut diberi embel-embel Labura Kreatif.
Rifqi salah satu anak muda kreatif yang menjadi Founder Tim Drone Labura Kreatif, menceritakan, awal mula berdirinya Tim Drone Kreatif Labura yang lahir dari perkenalanya dengan Owner Warkop Kreatif Boras Pangaribuan.
Riqfi sendiri sudah beberapa kali nongkrong di warkop Kreatif. Alasanya saat itu hanya sebatas menikmati kopi khas cita rasa warkop Kreatif, Sesembari menyantap jajanan dan makanan khas yang terjasi di warkop itu.
Dia pun tak sengaja berkenalan dengan sang owner Boras Pangaribuan, dari diskusi ringan tentang cita rasa kopi kemudian berubah menjadi diskusi yang lebih berat. “dalam diskusi yang lebih berat soal industri digital ternyata, saya dan bang Boras nyambung,” Ucap Rifqi.
Alhasil dari kesamaan ide tersebut Rifqi dipercayakan mengelola lini bisnis digital Tim Drone Kreatif Labura. Memang, dari pertemuan dan diskusi secara tak sengaja itu Warkop Kreatif lahir dan berevolusi menjadi ruang temu, wadah inspirasi, dan inkubator ide-ide segar.
Menyadari kebutuhan ini, Warkop Kreatif hadir di Labuhanbatu Utara sebuah tempat nongkrong yang bukan hanya menyajikan kopi, tetapi juga menyuguhkan suasana dan fasilitas pendukung untuk menstimulasi kreativitas.
Sebab, di era digital saat ini kedai kopi bukan lagi sekadar tempat untuk menikmati minuman hangat. Lebih dari itu, ia telah berevolusi menjadi tempat yang bukan sekedar menawarkan kopi dan Aneka minuman, jus, camilan ringan, hingga makanan berat tersedia untuk memanjakan lidah.
Warkop ini pun berubah menjadi sarana kreativitas dan hiburan, mulai dari siaran bola hingga ruang karaoke keluarga, menjadikan Warkop Kreatif tempat yang nyaman berinteraksi.
Boras Pangaribuan, pemilik Warkop Kreatif bercerita, disini pihaknya tak hanya menyediakan tempat, tapi juga aktif memberikan dukungan moral dan material mendukung kreativitas anak-anak muda.
Ia mengungkapkan keperihatinannya terhadap banyaknya pemuda, khususnya yang tidak tamat sekolah (PTTS), yang kehilangan arah karena kurangnya ruang untuk berekspresi dan mengembangkan bakat.
“Saya melihat banyak anak muda punya potensi luar biasa, tapi tidak tersalurkan. Kalau tidak dibantu, mereka bisa terjebak dalam jalan pintas yang bisa menghancurkan masa depan,” ujarnya.
Dengan semangat perubahan, Boras pun saat ini membantu sedikitnya 10 pemuda setiap tahun untuk mengembangkan usaha sesuai minat dan bakat mereka.
Tak hanya itu, ia berharap mereka yang telah dibantu akan meneruskan misi tersebut dengan membantu orang lain di tahun berikutnya laksana efek domino dalam sektor pemberdayaan.
Hasilnya, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, Warkop Kreatif telah melahirkan empat tim usaha muda baru. Inisiatif ini diyakini dapat mengurangi angka pengangguran di Labuhanbatu Utara dan menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.
“Warkop Kreatif bukan sekadar tempat ngopi. Ia adalah ekosistem kreatif yang mendorong kolaborasi, mengembangkan talenta, dan menjawab tantangan sosial di kalangan anak muda. Di sinilah kopi, kreativitas, dan masa depan Labuhanbatu Utara bertemu,” ucapnya.(***)












