LABURA, (NusarayaExpose.Com): Kepala Desa berinisial ISGH di Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait tudingan dugaan penggelapan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun anggaran 2025.
Sikap diam ISGH menimbulkan tanda tanya publik setelah muncul informasi yang menyebut dana BUMDes senilai sekitar Rp267 juta diduga dicairkan tanpa sepengetahuan pengurus BUMDes dan digunakan untuk kepentingan di luar peruntukannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana tersebut merupakan bantuan pemerintah yang seharusnya dimanfaatkan untuk menstimulus dan menghidupkan kembali usaha BUMDes guna mendukung kegiatan operasional Koperasi Desa Merah Putih.
Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pencairan dana diduga dilakukan saat kepengurusan BUMDes dalam kondisi vakum menyusul pengunduran diri ketua BUMDes sebelumnya.
“Ketua BUMDes sudah mengundurkan diri. Dana itu kemudian dicairkan, sementara pengurus BUMDes tidak mengetahui proses pencairannya,” ujar sumber kepada wartawan.
Sumber tersebut juga menduga dana BUMDes digunakan sebagai modal dalam kegiatan proyek Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Namun proyek yang dimaksud disebut-sebut mengalami persoalan sehingga keberadaan dana tersebut kini menjadi pertanyaan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, wartawan telah berupaya meminta klarifikasi kepada ISGH. Saat pertama kali dihubungi melalui sambungan telepon, ISGH mengaku sedang berada dalam perjalanan dan berjanji akan memberikan penjelasan.”Saya masih di perjalanan, nanti ya,” kata ISGH singkat.
Namun setelah wartawan menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait dugaan penggunaan dana BUMDes tersebut, ISGH tidak lagi memberikan tanggapan. Sejumlah upaya konfirmasi lanjutan melalui panggilan telepon maupun pesan WhatsApp juga tidak mendapat respons hingga berita ini diterbitkan.
Sementara itu, mantan Ketua BUMDes berinisial STR yang turut dihubungi untuk dimintai keterangan juga belum memberikan jawaban atas permintaan konfirmasi yang disampaikan wartawan.Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari ISGH terkait tudingan yang dialamatkan kepadanya.(Riz)










