LABUHANBATU,(NusarayaExpose.Com): Sosok Haji S nan misterius kini mulai jadi gunjingan. Konon disebut-sebut sosok Haji S bisa mengabulkan keinginan Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya yang ingin punya jabatan eselon mentereng dan guru yang bercita-cita menjadi Kepala Sekolah.
Laksana ceritra di Film 1001 malam, Haji S mirip karakter sakti mandra guna. Asal bisa menghadap kepada Haji S, keinginan apapun semisal ingin menjadi Kepala Sekolah dalam sekerlip mata bisa terkabul.
NusarayaExpose.Com mencoba menelusuri kebenaran dan keberadaan sosok Haji S. Awalnya, dikira sosok Haji S hanya tokoh fiktif ataupun hanya sekedar tokoh dan karakter tukang ngibul yang asal bisa membohongi para ASN yang punya hasrat kepingin jabatan basah.
Ternyata, dalam investigasi yang dilakukan. perkiraan itu salah besar dan melenceng 360 derajat dari perkiraan awal.
Sempat bersuhudzon mengenai karakter tokoh Haji S, ternyata memang memiliki semacam ‘ilmu bisikan maut’. Bak Sipahit Lidah, Haji S ternyata memang benar bisa membuat ASN mendapatkan jabatan basah.
Namun, untuk bisa ketemu dan buat janji dengan Haji S bukan hal yang mudah. para ASN harus mempersiapkan persyaratan khusus yang sudah disepakati yakni membayar Down Payment sesuai kesepakatan.
”Jadi kalau mau mengurus jabatan melalui Haji S harus membayar Down Payment (Uang Muka-Red) dulu,” ujar sumber yang ditemui NusarayaExpose.Com.
Beberapa sumber yang berhasil ditemui mengakui pernah berurusan minta jabatan kepada Haji S dan beberapanya sudah berhasil menduduki posisi yang dipesan dan beberapa lagi masih bertatus menunggu pelantikan.
Dari penelusuran dilapangan, Haji S bukan saja bermain diranah utak-atik jabatan saja, namun sosok ini ditengarai mampu memploting pengadaan barang dan jasa dan menentukan siapa pengantinnya. Tentu saja modal kedekatan Haji S dengan penguasa di Labuhanbatu yang mendasari kemampuanya mengutak-atik hal itu.
Pada Rabu (29/04/2026) silam, Haji S yang dihubungi melalui saluran aplikasi WhatsApp membantah dirinya terlibat jual beli jabatan dan proyek. “Gak benar itu dek ku, gak pernah saya ikut -ikutan masalah jabatan ataupun proyek kalau saya pernah menjadi tim sukses (Maya-Jamri/Red) itu benar,” ujar Haji S.
Berpanjang lebar, Haji S mencoba mengklarifikasi tekait sepak terjang dirinya. Beliau mengakui memang beberapa pihak pernah mendatanginya untuk meminta bantuan agar dapat jabatan namun hal itu ditolaknya.
”Kalaupun ada yang datang sama saya minta tolong, gak pernah saya gubris. Coba tolonglah kalau ada tuduhan kepada saya jual beli jabatan ataupun proyek coba dibuktikan, kan agak ada buktinya,” jawabnya berkilah.
Haji S sendiri tidak menampik dirinya dekat dengan lingkaran Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Hj. Maya Hasmita – Jamri dan mantan Bupati sebelumnya Erik Atrada Ritonga.
”Saya hanya membantu kemenangan Maya dan Jamri dan memang saya dekat sama Pak Erik dan Buk Maya. Tapi tidak pernah ikut-ikutan urusan jabatan ataupun proyek,” bantahnya lagi.
Dalam proses wawancara, acap kali dalam pembicaraan tersebut, Haji S berulang kali membantah keterlibatanya dalam rotasi dan penempatan jabatan di lingkungan Pemkab Labuhanbatu. “Saya cuma petani bukan pejabat dan anak-anak saya pun begitu, tinggal sayapun dihutan-hutanya. Makanya saya heran mengapa ada tuduhan-tuduhan seperti itu,” tandasnya.
Selain Haji S juga terdapat nama-nama tokoh yang telah menyandang gelar Haji yang disebut-sebut terlibat percaturan jabatan di Labuhanbatu seperti Haji I dan Haji Is.(Riz)












