Begal, merupakan “ Predikat atau Nama Keren “ dari Pelaku Kejahatan, yang bisa dikatagorikan sebagai pelaku kejahatan, antara lain : Perampok, Perampas Sepeda Motor, Maupun Perampas Apa Saja, Pencuri, bahkan untuk pelaku Penyita Kenderaan Bermotor Atas Nama Perusahaan, juga selalu dikatagorikan sebagai begal. Itu didasarkan aksi mereka yang sudah keliwatan. Mereka ini oleh Perusahaan disebut External, mereka tidak sadar sebutan itu, adalah sebutan “ Perusahaan Tidak Ikut Tanggung Jawab Atas Ulah Mereka, karena Mereka External yang sama saja Sebutannya sebagai Orang Luar “.
Berdasarkan pengamatan Media ini, dan mengutip berbagai Komentar masyarakat, selaku pihak yang selalu mengeluh, atas aksi-aksi begal. Disimpulkan bahwasanya aksi begal harus diberantas dengan berbagai cara.
Bermunculannya aksi-aksi kejahatan, dalam bentuk Begal ini, didasari banyak faktor. Antara lain kebutuhan Ekonomi diri sendiri dan keluarga, faktor memang karakter Manusianya yang Okrim alias Otak Kriminal. Dan yang tidak kalah pengaruhnya, adalah pengaruh uang untuk kepentingan “ Narkoba “. Kejahatan demi kejahatan tersebut, meyebabkan terjadinya pengendapan kebencian dan dendam dikalangan masyarakat.
Aksi spontan, tanpa rencana segera terjadi, bila melihat aksi para Begal. Masyarakat akan bertindak secara naluriah, yang menyebabkan Begal-begal bisa mati hancur dimasakan, atau setidak-tidaknya cacat seumur hidup. Puluhan Advokad akan turun tangan, bilamana masyarakat menghadapi masalah hukum atas tindakan spontan yang menyebabkan Begal itu binasa. Karena dasarnya tindakan itu selalu terjadi sebagai bentuk membela diri, dan membela orang lain yang terancam bahaya. Seperti kematian seorang Begal di Gariang Rantauprapat, Mati Konyol ditangan seorang Pedagang kecil yang dibegalnya, Pedagang Nangka yang ingin berjualan ke Pasar Gelugur. Keluarga pelaku begal yang jadi korban, istrinya karena malu, tidak bersedia menuntut kematian suami atau keluarga mereka yang memang jahat.
Berhentilah jadi begal, memang dinegeri ini sulit mendapatkan pekerjaan, tapi kalau berusaha dan berdo’a Tuhan akan memberikan jalan keluarnya.( Artikel Edukasi Sosial ).***











