LABURA,(NusarayaExpose.Com) : DAS alias Diki (24) warga Jalan PT. Binanga Desa Kampug Pajak yang merupakan kerabat dekat (sepupu-red) orang nomor satu di Labuhanbatu Utara HYS dan Politisi DPRD Sumatera Utara EAS dilaporkan ke pihak Kepolisian akibat membawa kabur Kereta (sepeda motor) milik temanya.
DAS kabur dan mengilang membawa sepeda Motor Honda Vario milik temanya Alfiansyah warga Dusun III Kampung Jawa, Desa Pulo Jantan, yang sebelumnya dipinjam dengan alasan membeli Nasi bungkus. Selain Motor, uang teman-teman satu tongkrongan yang turut menitip beli nasi juga ikut lenyap.
Korban, Alfiansyah Ramadhan (24) kepada NusarayaExpose.Com menceritakan, awalnya pada Minggu (08/02/2026) sekitar pukul 10.00 WIb. Dirinya dan pelaku DAS beserta teman-teman lainya berjumlah enam orang nongkrong di warung Mie Sop yang berada di Lingkungan I Pekan Aek Kota Batu, Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Saat itu, karena di warung Mie Sop tersebut tidak ada menu Nasi, DAS kemudian meraih kunci sepeda motor Honda Vario warna Hitam milik Alfiansyah dengan alasan ingin membeli Nasi “Sebentar kubawa kereta ya aku beli Nasi dulu lapar kali aku, sembari mengambil kunci keretaku diatas meja,” ujar Alfiansyah menirukan.
Apesnya kata dia, teman-teman lainnya yang ikut nongkrong di warung Mie Sop tersebut percaya dengan alasan pelaku ingin beli Nasi, kemudian ikut menyerahkan uang untuk menitip membeli nasi kepada DAS.

Karena tak kunjung kembali, sekitar pukul 11.00 WIB, Alfiansyah menghubungi nomor WhatsApp ponsel DAS menanyakan posisi DAS, yang mengaku masih berada di Simpang Marbau.
Hingga larut malam ternyata DAS tak kunjung kembali. Dalam pesan WhatsApp-nya DAS menyampaikan ‘Kalau mau tau kelen cerita kereta itu tanya mamaku,’ bunyi pesan tersebut.
Alfiansyah dan abangnya Dimas mendatangi kediaman DAS dan hanya bertemu dengan kakak DAS yang berada di rumah. Ketika ditemui Kakak DAS sendiri berkilah jika adiknya tidak berada di rumah dan telah berangkat ke Medan mengendarai Mobil Pajero Sport bersama ibunya sekitar pukul 11.00 WIb.
Esok harinya Alfiansyah bersama orang tuanya Hendra dan Kepala Dusun setempat kembali ke kediaman DAS menanyakan Sepeda Motor Vario Hitam bernomor BK 4059 JAP tersebut. Namun, kakak DAS terus berkilah adiknya tidak berada dirumah sembari menantang Alfiansyah dan ayahnya agar persoalan itu dilaporkan ke pihak Kepolisian,”kalau berani klen laporkanlah,” ujar kakak DAS menantang.
Hingga kemudian didampingi ayahnya Alfiansyah Ramadhan kemudian membuat laporan Polisi ke Polsek NA IX-X yang diterima dengan nomor laporan STTPL/B/11/I/2026/SPKT/SEK NA IX-X/RES LABUHANBATU/POLDA SUMUT, tanggal 9 Februari 2026.
Sementara itu Hendra Hermansyah orang tua korban yang disinggung terkait sosok DAS yang dilaporkan mereka apakah merupakan DAS yang merupakan sepupu kandung Bupati Labuhanbatu Utara HYS dan Ketua DPRD Sumut EAS dan Anggota DPR RI NS. Hendra mengamininya “Iya dia (DAS) anak pak DHS paman kandung Bupati, dan secara tali kekerabatan dia sepupuan dengan Bupati,” ujar Hendra.
Hendra berharap meski pelaku memiliki latar belakang kerabat orang kuat seperti Bupati, Ketua DPRD Sumut dan Anggota DPR RI, agar persoalan ini dapat ditangani secara profesional oleh Kepolisian sesuai hukum yang berlaku.(Riz)












