BENGKALIS, (NusarayaExpose.Com): Masyarakat Desa Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, menuntut PT Kilang Pertamina International segera memperbaiki jalan Sultan Syarif Kasim Desa Sei Selari yang rusak akibat dilalui truk over tonase milik perusahaan.
Hulubalang Tameng Adat Melayu Kecamatan Bukit Batu Muflizar SH menyatakan, PT Kilang Pertamina International harus segera memperbaiki jalan Desa tersebut tanpa harus menggunakan dana CSR.
Dia menjelaskan bahwa jika PT Kilang Pertamina International menggunakan dana CSR untuk memperbaiki jalan yang juga digunakan perusahaan untuk kegiatan operasional mereka tidak relevan dengan peruntukan sesungguhbya dana CSR.
“Pertamina menggunakan dana CSR untuk memperbaiki jalan adalah sangat naif, karena seharusnya CSR tersebut kegiatannya haruslah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam hal kepentingan murni masyarakat, bukanlah terkait pada hal- hal operasional perusahaan,” kata Muflizar
Menurutnya jalan Sultan Syarif Kasim berstatus jalan kabupaten yang perawatannya tanggung jawab PUPR Kabupaten Bengkalis.
Namun karena kondisi jalan tersebut rusak akibat truk perusahaan yang over tonase, ssharusnya Pertamina segera berkoordinasi dengan pihak PUPR Kabupaten Bengkalis untuk melakukan sharing budget.
Muflizar mengkritik keras rencana PT Kilang Pertamina International yang berencana menggunakan dana CSR Perusahaan dalam memperbaiki jalan tersebut.
Sebab, dana CSR harusnya murni digunakan untuk membiayai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat
“misalnya jalan lingkungan parit lingkungan dalam menjaga kebersihan lingkungan, Ini lah yang dapat dibiayai dari dana CSR bukan hal terkait operasional perusahaan,” Ungkapnya.
Dia minta agar Pertamina lebih mengutamakan dana CSR untuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, agar tidak terjadi overlaping Anggaran dan masyarakat lebih merasakan manfaat keberadaan Pertamina di Kecamatan Bukit Batu.
Sebelumnya, Masyarakat Desa Sungai Selari yang difasilitasi Pemerintahan Desa Sungai selari melakukan pertemuan dengan pihak PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II pada (21/04/2025).

Pertemuan itu membahas tuntutan warga terkait kondisi jalan desa yang mengalami kerusakan parah akibat adanya lalu lintas kendaraan operasional Pertamina yang diduga melebihi tonase menyebabkan kerusakan jalan Sultan Syarif Kasim.
Pertemuan yang dihadiri anggota Komisi II DPRD Bengkalis H Rafee serta unsur tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Usai pertemuan, disepakati perbaikan jalan oleh Pertamina yang mengalami kerusakan sejumlah 28 titik sepanjang jalan Sultan Syarif Kasim.
Iswandi General Affair PT. Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Sungai Pakning yang sebwlumnya diwawancarai wartawan mengatakan, perbaikan jalan tersebut dilakukan melalui kegiatan CSR Pertamina pada tahun ini. Mekanismenya Pertamina akan terlebih dahulu berkonfirmasi dengan PUPR Kabupaten Bengkalis.
Diketahui jalan Sultan Syarif Kasim ini, merupakan jalan yang dibuat oleh Pertamina menghubungkan wilayah kerjanya menuju ke Bandar Udara Pertamina yang terletak di ujung Desa Sungai Selari dan merupakan jalan operasional perusahaan.
Sejalan waktu, bandara tersebut tak lagi difungsikan perusahaan, sehingga jalan operasional perusahaan tidak lagi dirawat.
Ruas jalan ini kemudian diambil alih Pemkab Bengkalis dan diperbaiki menjadi jalan Desa Sungai Selari dan dinamai jalan Sultan Syarif Kasim.
Meski perawatannya diambil alih oleh Pemda Bengkalis, Pertamina juga tetap menggunakan ruas jalan umum ini untuk operasional angkutan barang masuk ke wilayah kerja mereka meski truk angkutan perusahaan telah over tonase yang menyebabkan kerusakan.(Wans)












