Management RSU Rantauprapat Perlu  Kikis Sikap Arogan Satpam Bertugas

Rantauprapat (Nusaraya EXPOSE)

           Management Kepemimpinan Rumah Sakit Umum Rantauprapat, kelihatanya perlu  melakukan Introspeksi. Selama ini berkembang gunjingan demi gunjingan, yang menggambarkan dari hari kehari Pelayanan Publik  di Rumah Sakit Umum Rantauprapat itu semakin melorot.

          Hal-hal tersebut justru selalu diutarakan para pengunjung yang berasal dari Pedesaan Labuhanbatu, selama ini sepertinya hal tersebut belum begitu pasti. Tapi pada Hari Senin  (14/11) Zulfan Ajhari Siregar Pimpinan Redaksi Group Nusaraya EXPOSE. Yang ingin membesoek, keluarga sakit di Lantai atas Klas III RSU itu. Zulfan  terbukti mengalami perlakuan tidak menyenangkan,  yang tidak sesuai dengan sikap pelayanan Publik dari Satpam di UGD Rumah Sakit Umum Rantauprapat itu. Bahkan sikap dan perlakuan itu, lebih cendrung digambarkan seperti Arogan, atau sikap putus asa. Mereka melarang masuk, dengan alasan Jam berkunjung diatas pukul 12.00 wib, sementara di lantai bawah. Tamu  bebas sebebasnya, keluar masuk. Ketika ditanya, salah seorang Satpam yang paling arogan menjawab “ Mereka itu mengurus berkas “. Padahal yang masuk itu juga hampir rata-rata pengunjung, ada apa dengan dikriminasi itu?.

         Mereka-mereka yang ditampilkan sebagai Satpam ini, lebih cendrung seharusnya diposisikan pada Pekerjaan yang tidak berkaitan dengan Pelayanan Publik. Karena pada dasarnya Satpam-satpam muda, yang entah bagaimana cara rekrutmennya ini, sepertinya tidak terbekali dengan etika. Hanya bertahan pada sikap “ Saya ini ditugaskan sebagai pengaman “. Tanpa paham bahwasanya RSU itu, bahagian dari Badan Usaha Langsung Milik Daerah, harus memahami system pelayanan publik. Apalagi saat ini pelayanan Kesehatan yang berbasis BPJS itu sifatnya bersaing. Selain itu para Satpam ini, tidak paham kalau pengunjung yang datang kerumah sakit itu. Tidak sama seperti orang yang hadir rekresi. Pengunjung yang datang, nyaris sedang terlanda kegundahan bisa karena keluarga mereka sakit, cara berfikit seperti iu, tidak sepenuhnya normal. Itu harus dipahami pihak Rumah Sakit, agar pemahaman itu, dijejalkan kepada Satpam, yang juga Satpamnya  harus dipilih dari kalangan pemuda yang punya etika.***

Yang difoto Satpam RSU R.Prapat Ini Ngeyel dan Meledek, sehingga inilah hasil fotonya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *