RANTAUPRAPAT, (NusarayaExpose.com) :
Modus mencari keuntungan lebih pengusaha galian c di Kabupaten Labuhanbatu menguak, diduga sejumlah pengusaha belum mangantongi ijin dan bahkan menyalahgunakan BBM bersubsidi jenis solar.
Dari keterangan warga setempat, salah seorang pengusaha galian c berinisal AR di Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Labuhanbatu menggunakan trik unik menutupi sekilas praktik curangnya.
Ia menjalankan ekspolitasi galian yang diduga belum memiliki ijin ini dengan memanfaatkan BBM bersubsidi jenis solar dalam mengoprasikan sejumlah alat berat untuk mengeruk kekayaan alam di wilayah Desa Janji tersebut.
Trik yang digunakan pengusaha galian c berinisal AR tersebut yakni dengan menyuling BBM subsidi solar dari truck miliknya kemudian dialihkan ke alat berat jenis Backhoe Loader atau Beko.
Modusnya, pengusaha ini membeli BBM Solar bersubsidi dari SPBU menggunakan dum truck, kemudian dum truck dibawa ke gudang milik AR mendekati alat berat.
Sering terlihat, kata warga, sebelum minyak solar disuling, Bak truk terlebih dahulu dibuka (diangkat) kemudian oknum pekerja AR menyuling solar dan memindahkannya ke Beko.
“Kelihatannya itu, nanti dum nya dibuka, terus menungging udah jelas solarnya dikerjai,” sebut warga.
Praktik ini, ungkap warga, sudah berlangsung bertahun – tahun lamanya dan usaha galian c milik AR sampai saat ini masih beroperasi, begitu juga dengan alat berat yang diduga menggunakan BBM solar bersubsidi tersebut.
AR ketika dikonfirmasi membantah kabar tersebut, ia berdalih dum terbuka menungging digudang miliknya tersebut disebabkan truk dalam keadaan rusak.
“Rusaknya itu,” kata AR ketika dihubungi via telepon seluler.(Red/Nul)












