Rantauprapat Inusa Raya EXPOSE)
Di OTTnya Bupati Labuhanbatu EAR, justru ditanggapi sukacita oleh pada kalangan Kepala=kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri di Rantauprapat. Oleh Para kasek itu dikatakan, bahwasanya mudah-mudahan kami terlepas dari tekanan bayar uang pulsa. alias Bayar Upeti Tahunan kepada Bupati.
Kata Para Kasek itu kepada Media Masa ini,ini sudah saatnya kami ditagih uang pulsa. Biasanya kami dikumpul, dan yang melakukan pengutipan adalah RW salah satu kepala SMPN dibilangan Kabupaten Labuhanbatu.Kasek – kasek tersebut tidak merinci berapa besaran uang pulsa itu, namun dsari informasi yang diperoleh berpariasi dimulai dari Rp.10 Juta.
Siapa Kalian Yang Keberatan Silahkan Buat Pernyataan, saya Antar Langsung ke Bupati. itulah kalimat-kalimat ancaman atau Intimidasi, yang selalu diutarakan RW Kepada Para Kasek lain, ketika ada yang coba-coba protes.
Pernyataan para Kepala-kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Labuhanbatu itu megagetkan disebabkan, selama ini isue yang beredar yang terdengar adalah Uang Cari jabatan dengan perhitungan Rp.150.999,- hitungan prmuid kalau ada seratus murid, bayar Rp.15.juta rupiah.salah satu pengumpul uang tersebut diisuekan adalah RW, Kasek SMPN itu. Para Kasek minta agar sikap-sikap arogan dan intimidasi RW, selama ini dicuatkan agar jadi acuan bagi penegak hukum.(red).












