‎Barbershop Pleasure di Rantauprapat Dibakar OTK, Aktivis Mahasiswa Desak Polisi Bertindak Cepat‎


RANTAUPRAPAT, (NusarayaExpose.Com): Sebuah usaha pangkas rambut, Pleasure Barbershop, yang berada di Jalan S.M. Raja, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, dilaporkan terbakar pada Selasa (9/6/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut diduga dipicu aksi pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK), meski penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Aktivis mahasiswa Sumatera Utara, Raja Pagaran Harahap, mendesak aparat kepolisian agar segera mengungkap pelaku di balik insiden tersebut. Ia meminta proses penanganan dilakukan secara cepat, profesional, dan transparan demi menjaga rasa aman masyarakat.

“Jika benar ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, maka pelaku harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Raja dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).

‎Menurut Raja, kejadian itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena terjadi di kawasan yang cukup ramai dan berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.

‎Ia menilai masyarakat Labuhanbatu membutuhkan kepastian hukum dan jaminan keamanan agar tidak berkembang spekulasi maupun rasa takut di tengah aktivitas masyarakat.

“Kami mendesak Polres Labuhanbatu untuk mengusut kasus ini secara cepat, profesional, dan transparan. Masyarakat berhak mengetahui perkembangan penanganan kasus ini dan mendapatkan rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

‎Selain itu, Raja juga mengajak masyarakat untuk mendukung proses penyelidikan dengan memberikan informasi yang dapat membantu aparat kepolisian mengungkap fakta di lapangan.

‎“Tidak boleh ada ruang bagi pelaku teror, intimidasi, maupun tindakan kriminal yang mengancam keselamatan warga di Labuhanbatu. Kami percaya aparat kepolisian mampu mengungkap kasus ini hingga tuntas,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi pada dini hari dan mengakibatkan bangunan barbershop beserta sejumlah peralatan usaha mengalami kerusakan. Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

‎Sementara itu, motif maupun identitas pelaku belum diketahui. Kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran serta pihak yang bertanggung jawab.

‎Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat mengingat lokasi kejadian berada di jalur padat aktivitas di Kota Rantauprapat. Warga berharap aparat penegak hukum segera mengungkap kasus tersebut untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di Kabupaten Labuhanbatu.(DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *