LABUHANBATU,(NusarayaExpose.Com): Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 4 Bilah Hilir, Sabtu (25/7/2026).
Kunjungan tersebut dirangkai dengan pembinaan disiplin dan profesionalisme guru serta dialog terkait peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
Kedatangan Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu disambut Kepala SMPN 4 Bilah Hilir, Daud Pakpahan, S.Pd., bersama wakil kepala sekolah dan jajaran guru.
Dalam kunjungan tersebut, Abdi Jaya Pohan meninjau langsung kondisi lingkungan sekolah, ruang kelas, toilet, kantor guru, perpustakaan, serta sejumlah fasilitas lainnya.
Dari hasil peninjauan, terdapat sejumlah sarana dan prasarana sekolah yang masih membutuhkan perbaikan, di antaranya kusen jendela yang mulai lapuk, lantai sekolah yang belum dikeramik, serta kebutuhan mobiler untuk mendukung proses belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa SMPN 4 Bilah Hilir belum mendapatkan program revitalisasi pada tahun 2026. Namun, kebutuhan revitalisasi sekolah tersebut akan diusulkan untuk dapat direalisasikan pada tahun 2027.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan rapat dan pembinaan bersama para guru. Dalam arahannya, Abdi Jaya Pohan menekankan pentingnya peningkatan disiplin kerja dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugas.
Ia juga mendorong para guru agar mampu beradaptasi terhadap perubahan dunia pendidikan, membangun kolaborasi dengan sesama guru, masyarakat, dan komite sekolah, serta senantiasa menghormati pimpinan sekolah dan melaksanakan keputusan yang telah disepakati bersama.
Menurutnya, peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik harus menjadi perhatian utama karena merupakan pondasi dalam memahami berbagai mata pelajaran. Kemampuan tersebut juga penting untuk membentuk peserta didik yang mampu berpikir kritis, cerdas dalam menyaring informasi, serta memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya penerapan budaya 5S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Budaya tersebut diharapkan menjadi pembiasaan positif di lingkungan sekolah, termasuk dengan menyambut siswa setiap pagi di gerbang sekolah.
“Pembiasaan yang baik di sekolah diharapkan dapat membentuk lulusan yang berkarakter, kreatif, serta berakhlak mulia,” demikian arahan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Dalam bidang pengembangan minat dan bakat, Kepala Dinas Pendidikan juga menekankan agar kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, qasidah, Palang Merah Remaja (PMR), kegiatan keagamaan, seni tari, olahraga, dan seni suara tetap dilaksanakan secara aktif.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki. Kepala sekolah juga diminta mengoordinir dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Ia turut mendorong penerapan budaya Melayu di lingkungan sekolah melalui program Kamis Berbudaya Melayu. Penggunaan bahasa daerah Bilah juga diharapkan dapat diterapkan secara positif sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal.
Dalam kesempatan itu, Abdi Jaya Pohan juga mengingatkan agar tidak ada peserta didik yang putus sekolah. Menurutnya, pihak sekolah harus melakukan langkah proaktif dan jemput bola apabila menemukan anak yang berpotensi berhenti sekolah.
“Jangan sampai ada anak yang putus sekolah. Jika hal itu terjadi, harus segera dilakukan upaya jemput bola untuk mengetahui persoalan yang dihadapi dan mencari solusi bersama,” tegasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka dan sesi tanya jawab mengenai berbagai persoalan pendidikan yang dihadapi para guru di sekolah. Diskusi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh keterbukaan.
Kepala SMPN 4 Bilah Hilir, Daud Pakpahan, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu tersebut. Ia menyatakan pihak sekolah siap melaksanakan berbagai instruksi dan arahan yang disampaikan demi meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 4 Bilah Hilir.(DP).












